Setiap orang perlu musibah agar
mereka bisa mengobah pola pikirnya dan berubah, seperti contoh kapan kita
mengubah pola diet dan rajin berolahraga? Jawabannya kalau kita sakit dan
dokter mengatakan kalau kamu tidak mengubah gaya hidupmu maka nyawamu akan melayang,
pasti setelah mendengar kata itu maka kita akan termotivasi merubah gaya hidup
kita.
Kita selalu saja mempelajari
hal-hal yang baik setelah semuanya memburuk. Kita tidak akan banyak belajar
jika belajar dari kesuksesan, tetapi kita akan banyak belajar dari kegagalan
yang menyakitkan. Dalam intropeksi diri kita akan menemukan hikmah dari
musibah.
Contoh lain dari musibah
Ada
seorang karyawan dipecat dari kerjaannya ,kita anggap saja namanya fredy. Karena
tidak berhasil juga memperoleh pekerjaan maka dia berwiraswasta kecil-kecilan.
Untuk pertama kalinya dia menjadi bos dan memperoleh kerjaan yang benar-benar
dia inginkan. Tentu saja dia tetap menghadapi problem,tetapi hidupnya berubah
dan menyenangkan dan itu akibat dari musibah.
Tetapi dalam hal ini musibah
bukanlah rangkaian dari hidup tetapi kalo kita menentangnya maka pertumbuhan
itu akan lebih menyakitkan bagaikan palu besar yang menghantam kita. Kalau kita
tidak berhasil mempelajari sesuatu coba lagi,coba lagi dan lagi. Jangan pernah
mengatakan dunia ini tidak adil, karena setiap orang yang sukses selalu belajar
dari kesalahan dan selalu berusaha memperbaikinya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar